Nama Sulastri mendadak jadi buah bibir di kalangan pedagang kaki lima sekitar Juntinyuat. Bukan karena dagangannya yang viral, melainkan karena kabar mengejutkan bahwa ia memenangkan hadiah senilai Rp195 juta dari game Mahjong yang selama ini dianggap sebagai hiburan biasa. Cerita ini bermula saat ia sedang duduk santai di lapak jualannya sambil mengisi waktu senggang dengan permainan ringan di ponsel lamanya.
Tanpa ekspektasi besar, ia memainkan game tersebut dengan cara yang santai seperti biasa. Tapi ternyata, keberuntungan datang di saat yang tidak diduga. Dalam waktu singkat, simbol-simbol dalam permainan membentuk kombinasi yang tidak biasa, dan angka kemenangan melonjak drastis. Kisah ini kemudian menyebar ke berbagai grup obrolan dan jadi pembicaraan seru di kalangan warga pasar dan sesama pedagang.
Game Mahjong yang awalnya hanya jadi pengisi waktu ternyata punya kejutan yang tidak disangka-sangka. Salah satu fitur andalannya adalah sistem tumble, di mana simbol yang cocok akan hilang dan memberi ruang bagi simbol baru untuk masuk. Ini membuka peluang kemenangan beruntun dalam satu kali giliran. Ditambah lagi dengan simbol khusus yang meningkatkan multiplier, peluang untuk meraih hadiah besar pun terbuka lebar.
Pengalaman ibu Sulastri menunjukkan bahwa terkadang bermain tanpa beban justru bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Ia sendiri tidak terlalu paham detail fitur-fiturnya, tapi saat melihat angka di layar melonjak, ia sempat mengira itu hanya efek visual. Baru setelah melihat riwayat dan konfirmasi sistem, barulah ia sadar bahwa yang didapat adalah nyata. Beberapa teman sesama pedagang bahkan mengaku ikut tertarik mencoba, meski lebih karena penasaran, bukan mengejar hasil serupa.
Cerita ini menambah deretan kisah menarik tentang orang-orang yang mendapat momen emas saat tidak sedang mengejarnya. Dalam obrolan santai para pemain di sekitar Juntinyuat, banyak yang berpendapat bahwa permainan ini lebih cocok dinikmati tanpa tekanan. Waktu bermain yang ideal seringkali terjadi di pagi hari saat pikiran masih segar, atau sore menjelang malam saat suasana mulai tenang. Pendekatan ini membuat permainan terasa ringan dan menyenangkan.
Meski tidak menyebut platform yang digunakan secara langsung, beberapa pemain lokal menyarankan tempat bermain yang mudah diakses, cepat terbuka di ponsel biasa, dan tidak perlu banyak pengaturan. Itulah yang membuat Mahjong jadi populer di kalangan pemain harian seperti ibu Sulastri. Tidak ada kesan berat atau rumit, cukup buka, main, dan biarkan permainan berjalan. Kejutan bisa datang kapan saja, dan justru itu yang membuat game ini disukai oleh banyak kalangan, dari anak muda hingga orang tua.
Dari kisah sederhana di lapak kaki lima Juntinyuat, terbukti bahwa game seperti Mahjong bisa memberi pengalaman yang tak terlupakan. Bukan soal besar kecilnya hadiah, tapi soal momen yang datang tanpa diduga, dan rasa bahagia yang muncul begitu alami. Game ini mungkin hanya sekadar hiburan bagi sebagian orang, tapi bagi ibu Sulastri, ia telah menjadi bagian dari cerita hidup yang akan terus dikenang.